Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Langkah Asntisipasi Dan Cara Mengobati Gigitan Serangga

Saya yakin bahwasannya di rumah atau tempat tinggal kita, dengan mudah menemukan berbagai jenis serangga, misalnya nyamuk, tawon, laba-laba, semut, lebah maupun kutu kasur. Dari sekian banyak jenis serangga, tentu ada yang memberi dampak gigitan cukup fatal, oleh karenanya perlu berhati-hati juga ketika bersinggungan secara langsung dengan serangga. Sayangnya, beberapa jenis serangga tersebut mempunyai ukuran yang sangat kecil, sehingga terkadang tidak bisa antisipasi tapi langsung kena gigitan serangga kecil tersebut.

Dari beberapa jenis serangga yang ada, memiliki karakteristik yang berbeda, ada jenis serangga yang menggigit manusia karena ingin memakan darah manusia, ada juga yang menggigit karena merasa dirinya terancam.

Ilustrasi. Image by mika mamy from Pixabay.com

Beberapa jenis serangga yang mengeluarkan racun saat menyengat atau menggigit sehingga menimbulkan reaksi bagi tubuh, diantaranya adalah: Kalajengking, Laba-laba, Tawon, Lebah, Semut Api, Tomcat. 

Jenis serangga yang tidak beracun akibat gigitannya tetapi menimbulkan reaksi ringan diantaranya: kutu, lalat, ulat bulu dan nyamuk. Hal yang perlu diwaspadai dari jenis serangga ini adalah penyakit yang disebarkan akibat gigitan atau sengatannya. Contohnya adalah gigitan nyamuk, bisa menyebabkan penyakit demam berdarah. 

Umumnya, ketika seseorang digigit oleh serangga maka ada gejala-gejala yang muncul, misalnya saja gatal-gatal, rasa nyeri, terasa panas, bengkak disekitar bekas gigitan, muncul ruam ata berwarna kemerahan. Gejala yang lebih fatal lagi, efek gigitan serangga bisa menimbulkan demam, sakit pada sekitar bekas gigitan, sesak nafas, mual atau muntah, dan lain sebagainya.

Cara Mengobati Gigitan Serangga

Lalu, bagaimana cara mengobati gigitan serangga? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati gigitan serangga, diantaranya adalah:

  • Melepas penyengat yang masih tertinggal. Biasanya ketika lebah menyengat akan meninggalkan penyengat pada kulit. Lepaskan penyengat ini dengan cara menggosok perlahan pada bagian yang tersengat menggunakan benda dengan permukaan yang rata.
  • Membersihkan gigitan atau sengatan. Untuk menjaga agar daerah sekitar gigitan serangga dalam keadaan bersih, maka perlu membersihkannya, bisa dengan menggunakan sabun dan air.
  • Kompres dengan menggunakan es batu. Untuk mengurangi rasa sakit, bisa menempelkan es batu pada bekas gigitan. Es batu juga bisa mencegah pembengkakan. Caranya dengan membungkus es batu menggunakan kain yang bersih.
  • Menghindari menggaruk daerah yang kena gigitan serangga. Agak sulit memang melakukannya, karena biasanya efek yang timbul akibat gigitan adalah rasa gatal. Tapi, semakin di garuk biasanya akan semakin gatal, tahan untuk tidak menggaruk, agar tidak semakin parah.

Misalnya saja yang kena gigit itu orang dewasa, barangkali masih bisa dianggap hal biasa, tapi kalau anak-anak? Tentu akan lain jalan ceritanya. Oleh karena itu, perlu langkah antisipasi agar ketika anak-anak terkena gigitan serangga, bisa segera tertangani. Salah satunya dengan menyediakan salep untuk menemani aktivitas anak.

Barangkali sekarang ini banyak beredar jenis salep yang dapat dipergunakan untuk mengatasi dampak gigitan serangga. Tetapi, karena banyaknya Anda perlu selektif, jangan asal pilih, hal ini dilakukan untuk menghindari salah pilih yang bisa mengakibatkan resiko akibat penggunaan.

Salah satu salep saya rekomendasikan adalah Salep Zambuk, ya, salep dengan warna hijau ini merupakan produk dari Bayer, bisa dipergunakan untuk membantu mengatasi rasa nyeri, gatal karena gigitan nyamuk serta serangga. Selain itu, salep ini juga dapat membantu untuk meredakan memar dan terkilir ringan.

Salep Zambuk terbuat dari bahan-bahan yang bermanfaat sebagai obat oles yang bisa meredakan gatal akibat gigitan nyamuk, memar dan nyeri yang disebabkan luka ringan. Beberapa bahan yang terkandung dalam Salep Zambuk diantaranya minyak eukaliptus (eucalyptus oil), minyak kapur barus (camphor), minyak Thyme (Thyme Oil) dan Colophony. 

Cara penggunaan salep ini juga mudah, cukup di oles secara lembut pada bekas gigitan atau tempat yang hendak diobati. Jika diperlukan, juga bisa menutup bekas olesan salep dengan menggunakan kas yang steril. Hal yang tidak boleh dilupakan adalah mengenai saran pemakaian, baca baik-baik, biasanya sudah tertulis dalam kemasan.

Dengan faktor resiko yang ditimbulkan gigitan serangga seperti diatas, sebaiknya lebih hati-hati dan waspada. Ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan, diantaranya: menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, menghindari tempat-tempat yang memungkinkan menjadi sarang serangga, dan menyemprotkan racun serangga.

Perlu saya tekankan lagi, bahwa ada banyak jenis serangga di sekitar kita, perlu waspada, karena efek yang ditimbulkan akibat gigitan atau sengatan serangga bisa berakibat fatal. Langkah antisipatif perlu dilakukan, misalnya dengan menyediakan salep dalam beraktivitas, atau dengan melakukan langkah pencegahan seperti tertulis diatas. Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Langkah Asntisipasi Dan Cara Mengobati Gigitan Serangga"