Perawat Homecare: Cara Tepat Merawat Luka Diabetes Agar Terhindar dari Resiko Berbahaya

Advertisement
Penyakit diabetes mellitus menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Penyakit ini ditandai dengan gula darah yang berada di atas normal. Hal ini bisa terjadi karena insulin yang kurang atau juga karena mengkonsumsi gula dalam jumlah yang tinggi. Diabetes mellitus merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, akan tetapi penyakit ini bisa dikendalikan agar tidak membahayakan keselamatan penderitanya. Caranya dengan menjaga agar kadar gula darah tetap normal. Salah satu pembeda penderita penyakit diabetes mellitus dengan orang yang sehat adalah ketika mengalami luka. Dimana pada penderita diabetes akan lebih lama untuk proses penyembuhan lukanya. Penanganan luka pun tidak boleh dilakukan sembarangan, sehingga meminta bantuan perawat homecare stroke dan diabetes yang lebih kompeten menjadi salah satu langkah terbaik.
Image by Tumisu from Pixabay.com
Penyebab luka pada penderita diabetes lebih lama disembuhkan bisa dikarenakan beberapa hal, seperti imunitas tubuh yang lemah, terjadi penyempitan pada pembuluh darah arteri, serta tingginya kadar gula darah dalam tubuh. Kadar gula yang tinggi dalam darah bisa menjadi sumber makanan bagi bakteri yang terdapat pada luka tersebut dan menyebabkan aliran darah menjadi lebih lambat. Hal inilah yang mengakibatkan proses penyembuhan luka yang semakin lama.

Dan yang terkadang juga menjadi penyebab adalah cara menyembuhkan luka itu sendiri. Karena cara yang tepat dalam mengobati luka pada penderita diabetes adalah dengan menurunkan kadar gula yang dimiliki. Bagi penderita diabetes, selain bisa mengandalkan bantuan medis dalam penanganan luka, penting juga untuk mengetahui cara penanganan luka untuk sementara, yaitu:
  1. Bersihkan luka dengan di bawah air bersih yang mengalir, keringkan, kemudian oleskan salep antibiotik.
  2. Kurangi tekanan pada luka yang diderita.
  3. Pastikan kebersihan luka terjaga agar kuman-kuman bisa diminimalisir.
  4. Hindari paparan langsung luka yang diderita dengan lingkungan sekitar, maka dari itu tutup luka dengan menggunakan perban.
  5. Bersihkan luka secara teratur.
  6. Hubungi dokter jika luka tidak kunjung sembuh dalam waktu 48 jam.

Bagi penderita diabetes, penting untuk menjaga kadar gulanya tetap normal ketika sedang mengalami luka. Maka dari itu, berbagai cara yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Membatasi konsumsi makanan yang mengandung gula dan karbohidrat tinggi, seperti permen, kue manis, coklat, nasi, mie, roti, dll. Sebaliknya konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, sereal, roti, biji-bijian utuh, daging tanpa lemak yang diolah dengan cara dikukus, dipanggang, dan dibakar, dll. Sedangkan untuk jenis sayuran yang bisa dikonsumsi, seperti bayam dan brokoli.
  2. Atur pola makan sedikit demi sedikit namun sering.
  3. Rutin berkonsultasi dengan dokter dan mengkonsumsi obat yang dianjurkan dokter dengan teratur.
  4. Rutin berolahraga 3-5 kali dalam seminggu dengan durasi 30-45 menit agar sensitivitas insulin meningkat.

Perawatan luka untuk penderita diabetes cukup memakan waktu yang lama. Sehingga ada baiknya perawatan luka bisa dilakukan di rumah agar proses penyembuhan lebih maksimal dan biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar. Anda bisa memanggil perawat homecare dari layanan perawatan kesehatan yang sudah terpercaya, seperti Aido Health. Bagi yang belum tahu, Aido Health merupakan platform berbasis aplikasi yang menyediakan layanan kesehatan profesional dan berkualitas dengan bisa dipesan kapanpun dan dimanapun melalui genggaman tangan. Layanan dan perawatan kesehatan yang dimiliki, mulai dari layanan dokter ke rumah, rawat luka diabetes, terapi stroke di rumah, hingga layanan fisioterapi untuk stroke.

Advertisement

Post a Comment