Arti Dan Jenis-Jenis Dari Gitar

Advertisement
Gitar adalah nama salah satu jenis dari alat atau instrumen musik yang sudah lama kita kenal. Gitar ini bisa menimbulkan bunyi atau suara dengan cara dipetik. Memetik gitarnya bisa langsung dengan jari tangan maupun dengan sebuah alat bantu.

Seperti yang telah kita ketahui selama ini gitar dibedakan menjadi dua macam. Yang pertama adalah gitar akustik. Gitar akustik adalah gitar yang terbuat dari kayu di mana cara untuk bisa memperoleh suaranya adalah dengan membawa aliran yang berasal dari getaran senarnya ke ruang suara dari sadel dan jembatan pengikat senar.
Jika ingin mendapatkan suara yang enak maka harus dipilih gitar akustik yang kayunya berasal dari jenia kayu yang paling baik. Hal ini disebabkan karena jenis kayunya ini akan beresonansi dengan suara di dalam ruang suara.

Jenis gitar yang kedua adalah gitar listrik atau sering disebut juga dengan nama gitar elektrik. Karena namanya saja gitar listrik maka supaya bisa menghasilkan bunyi atau suara harus disambungkan terlebih dahulu dengan suatu perangkat listrik. Yang dimaksud dengan perangkat listrik di sini adalah efek gitar. Suara-suara gitar bisa diubah-ubah dengan menggunakan efek gitar ini.

Dengan gabungan dari efek gitar, komponen gitar serta mic gitar yang lebih dikenal dengan nama pick up akan dihasilkan suatu suara yang diinginkan si pemilik gitar elektrik. Supaya volume dari suara gitarnya bisa terdengar lebih jelas dan keras, dipakailah suatu benda yang bernama amplifier atau speaker.

Gitar listrik mulai dikenal oleh orang banyak dari sejak jaman modern. Pertama kalinya orang mulai mengenal gitar elektrik ini sejak tahun 1932. Orang yang pertama-tama membuat sebuah gitar listrik adalah Adolphus Rickenbacker. Untuk bentuk dasarnya, Adolphus Rickenbacker mengambilnya dari bentuk tradisional dari gitar Spanyol.

Segala Hal Yang Berhubungan Dengan Gitar Elektrik


Di atas tadi pada pembahasan sebelumnya sudah disinggung sedikit bahwa gitar elektrik untuk pertama kalinya diperkenalkan kepada khalayak ramai pada tahun 1932 oleh seseorang yang bernama Adolphus Rickenbacker.

Sebetulnya yang menjadi pencetus asli dari gitar elektrik ini adalah seseorang yang bernama George Beauchamp, yang merupakan rekan satu tempat pekerjaan dengan Adolphus Rickenbacker. Sebelum bertemu dengan Adolphus George inilah yang mulai melakukan sejumlah penelitian bagaimana caranya mengembangkan sebuah gitar supaya bisa bertambah volume suaranya.

Pada akhirnya setelah dilakukan percobaan selama berbulan-bulan lamanya, pick up untuk pertama kalinya. Pick up enam kutub ini terdiri dari kumparan-kumparan yang diambil dari mesin cuci untuk selanjutnya dililit dengan memakai motor dari mesin jahit.

George Beauchamp dan Adolphus Rickenbacker bekerja sama dengan sangat baik sampai akhirnya terbentuk sebuah perusahaan bernama Instrumens Rickenbackers. The Frying Pan adalah nama dari gitar elektrik yang pertama kali diproduksi oleh perusahaan milik mereka berdua tersebut.

Karena peran serta keduanya yang sangat bagus dan karena mereka begitu konsisten maka tidak mengherankan jika di dalam sejarah gitar eletrik perusahaan yang dibentuk oleh mereka ini tercatat sebagai perusahaan atau pabrik yang pertama kali menghasilkan sebuah gitar elektrik.

Sesudah itu kira-kira pada tahun 1933 gitar elektrik diciptakan lagi dengan bentuk yang lebih baru oleh perusahaan yang bernama Gibson Company. Gitar elektrik dengan tipe ES-150 merupakan inovasi terbaru dari gitar elektrik yang sudah ada sebelumnya. Gitar elektrik bertipe ES-150 inilah yang dianggap menjadi pelopor gitar-gitar elektrik yang diproduksi setelahnya.

Pada tahun 1952 Gibson Company membuat inovasi yang lain lagi dari gitar elektrik. Diproduksilah sebuah gitar elektrik yang memiliki badan yang padat untuk pertama kalinya. Gitar elektrik berbadan padat ini pada akhirnya dijadikan suatu standar untuk perkembangan industri selanjutnya. Gitar elektrik jenis ini kemudian dinamai sesuai dengan nama perusahaan, yang tercantum pada badan gitarnya.

Perkembangan gitar elektrik berikutnya terjadi di tahun 1961. Diperkenalkan sebuah terobosan baru dari gitar elektrik bernama E-335. Merupakan inovasi dari gitar elektrik berbadan padat. Inovasinya digabungkan dengan gitar yang memiliki rongga. Gitaris terkenal dunia seperti BB King dan Chuck Berry menggunakan gitar elektrik E-335 ini sehingga menjadikannya cepat populer.

Seiring dengan semakin majunya jaman gitar elektrik ini terus mengalami perkembangan yang sangat pesat dari waktu ke waktu. Grup band bermunculan di sana sini. Tidak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri. Di luar negeri inilah kemunculan grup band besar bagaikan jamjur di musim hujan.

Walaupun grup-grup band ini mengusung berbagai macam aliran musik namun memiliki satu kesamaan, yakni sama-sama menggunakan alat musik berupa gitar elektrik. Gitar elektrik semakin berkembang seiring dengan semakin ramainya konser-konser yang berlangsung di berbagai tempat. Perkembangan yang mulai terlihat adalah bahwa semakin banyak digunakannya sound system untuk gitar elektrik.

Karena orang sudah semakin kenal dengan gitar elektrik dan juga banyak dipakai oleh sejumlah grup band terkenal baik di seluruh dunia maka bermunculanlah produsen gitar. Namun di antara produsen gitar yang jumlahnya banyak itu hanya ada dua yang sangat terkenal, yaitu Ibanez dan Fender.

Kalau pada jaman dahulu gitar elektrik beserta komponen-komponennya seperti bridge atau tremolo, pick up, senar diproduksi oleh satu perusahaan maka saat ini komponen-komponen yang terdapat pada gitar elektrik tersebut sudah bisa kita beli secara terpisah, bukan merupakan satu kesatuan dengan gitar elektriknya.

Dari tahun ke tahun sejak kemunculannya pertama kali di tahun 1932, gitar elektrik sudah mengalami perkembangan yang banyak. Di antaranya yang terjadi pada tahun 1989. Salah satu gitaris grup band yang paling terkenal pada masa itu, yakni Steve Vai yang berasal dari grup band rock bernama David Lee Roth Band mempopulerkan gitar elektrik dengan tujuh senar.

Sebetulnya malah sejak dari tahun 1987 Steve Vai bekerja sama dengan produsen gitar bernama Ibanez membuat sebuah gitar elektrik yang memiliki tujuh buah senar. Dawai ketujuh yang merupakan dawai teratasnya terdapat di nada B. Gitar elektrik bersenar tujuh ini dipopulerkan dengan nama The Universe-7 String.

Teman seprofesinya yang lainnya lagi, yang sama-sama menjadi seorang gitaris grup band rock Van Halen, yakni Eddie Van Halen mempelopori sebuah bentuk atau model terbaru dari gitar elektrik bernama Floyd Rose Tremolo Atau Bridge. Inovasinya berupa pemakaian whammy bar up down serta pengunci pada nut gitarnya, yang dikenal dengan istilah locking nut tremolo system.

Kalau tadi Steve Vai bekerja sama dengan Ibanez menghasilkan gitar elektrik berdawai tujuh maka kali ini Eddie Van Halen mengajak produsen gitar yang lainnya lagi, yakni Fender untuk mengembangkan sistem tremolo yang sudah berlaku.

Gibson Company, Fender dan Ibanez adalah perusahaan pembuat gitar elektrik legendaris. Karena jasa dari merekalah sekarang kita bisa menikmati gitar-gitar elektrik dengan segala tipe terbaru yang kita inginkan yang telah berhasil dikembangkan oleh perusahaan pembuat gitar elektrik generasi berikutnya.

Advertisement

Post a Comment