Cara Menjual Rumah Melalui Sosial Media

Advertisement
Saya ingin memberi tips untuk rumah dijual di depok melalui sosial media, kenapa pada akhirnya saya berfikir untuk memberi tips menjual rumah lewat sosial media? Karena banyak hal kita tahu pada saat kita  berjualan tidak melalui sosial media pasti kita harus melalui perantara terlebih dahulu. Itu sangat tidak efisien, tapi jika kita menjualnnya melalui sosial media hanya dengan mengunggah foto dan menulis harga dan detail rumah yang akan dijual, sudah selesai semua, sangat mudah dan sangat efisien waktu tentunya. Coba anda pikirkan saja kalau kita mau menjual rumah secara manual melalui perantara seperti calo dan lain sebagainya pasti ribet dan banyak hal yang harus kita lakukan, apa lagi harus memberi uang pada si calo jika rumah kita laku terjual.
Ilustrasi. Photoright: Gerd Altmann / pixabay.com
Nah, itu sangat tidak efisien sekalikan, ini saya ada sedikit tips untuk anda:

1. Foto harus menarik 

Dengan cara menjual rumah tersebut secara online, maka bisa anda jadikan solusi agar rumah bisa terjual dengan cepat. Namun perlu anda ketahui, bahwa foto dari pada rumah tersebut hendaknya bisa menarik perhatian para pembeli. Bahkan kualitas dari foto rumah tersebut haruslah berkualitas dan beresolusi tinggi. Apabila foto dari rumah yang anda jual tersebut buruk atau tidak jelas, maka akan bisa menjadikan minat pembeli rumah yang anda miliki menjadi tidak tertarik.

Oleh karena itu, bila anda berkeinginan untuk menjual rumah dengan cara online, maka setidaknya anda bisa memotret rumah tersebut dengan menggunakan lensa wide angle (focal length 10 mm sampai 20 mm). Hal demikian bertujuan agar bisa menangkap semua sudut rumah yang anda miliki. Bila hal tersebut tida bisa anda lakukan, maka anda bisa juga melakukan pemotretan terhadap rumah tersebut dengan menggunakan photo stitching (penyambungan foto) secara digital. Sehingga bisa terlihat tampak menarik dan jelas.

2. Detail kondisi rumah secara jelas  

Dalam menjual rumah tersebut, hendaknya anda bisa memberikan penjelasan secara detail tentang kondisi rumah tersebut. Hal ini bertujuan agar pelanggan atau pembeli rumah tersebut tidak akan kecewa terhadap rumah yang anda tawarkan. Sehingga bisa membuat anda lebih cepat untuk menyelesaikan urusan jual beli rumah tersebut seacara jujur. Anda bisa menjelaskan tentang kondisi rumah tersebut bila mengalami kerusakan, bagian yang perlu diperbaiki, atau lainnya. Sehingga nantinya tidak akan menimbulkan permasalahan yang berkepanjangan antara pihak penjual dan pembeli rumah tersebut.

3. Manfaatkan internet dan media sosial 

Hari gini semua orang sudah banyak sekali terhubung dengan internet dan media sosial. Jadi, tak ada salahnya anda memasang “iklan” di berbagai sarana komunikasi dan sosial media yang menurut anda disitu banyak pengguna dan pengikut akun sosial media anda seperti facebook, instagram, twitter dan lain-lain.

Advertisement

Post a Comment