Angka Kelahiran (Natalitas), Angka Kematian (Mortalitas), Migrasi + Rumus

Pada tulisan sebelumnya sudah ditulis mengenai rumus untuk menghiung kepadatan penduduk, dimana banyaknya penduduk dibagi wilayah yang ditempati maka akan diketahui berapa kepadatan penduduk sebuah wilayah. Untuk tulisan sebelumnya mengenai rumus kepadatan penduduk dapat dilihat dalam tulisan berikut: Rumus Untuk Menghitung Kepadatan Penduduk.

Sebuah daerah akan mengalami perubahan jumlah penduduk karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: angka kelahiran (natalitas), angka kematian (mortalitas), dan migrasi.

1. Natalitas (angka kelahiran)

Untuk menghitung angka kelahiran dapat menggunakan pembagian jumlah angka kelahiran bayi yang hidup dengan jumlah penduduk dikalikan 1000. Angka kelahiran dapat dihitung dari jumlah kelahiran setiap 1000 penduduk dalam satu tahun. 
Rumus yang digunakan untuk menghitung angka kelahiran adalah:

Jumlah bayi yang lahir hidup
----------------------------------------- x 1000
Jumlah penduduk

2. Mortalitas (angka kematian)

Angka kematian menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk dalam satu tahun. Angka kematian dihitung dengan jumlah kematian dalam satu tahun dibagi jumlah penduduk kemudian dikalikan 1000 atau menggunakan rumus:

Jumlah kematian
-------------------------- x 1000
Jumlah penduduk

3. Migrasi

Faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah migrasi. Pengertian dari migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat yang lain. Biasanya, migrasi terjadi relative permanen dari suatu tempat ke tempat yang lainnya. Migran adalah sebutan untuk orang yang melakukan migrasi.

Perpindahan penduduk (migrasi) dapat terjadi dalam suatu negara atau antar negara, migrasi antarnegara merupakan perpindahan perpindahan penduduk dari satu negara ke negara lain.
  • Imigrasi adalah masuknya penduduk ke dalam suatu negara.
  • Emigrasi adalah perpindahan penduduk meninggalkan suatu negara.

Proses migrasi dalam suatu negara merupakan perpindahan penduduk dari suatu daerah, baik kabupaten maupun provinsi ke daerah lain masih dalam suatu negara, misalnya transmigrasi dan urbanisasi.
  • Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari daerah (pulau) yang padat penduduknya ke daerah (pulau) yang berpenduduk jarang. Atau dapat juga dipahami sebagai proses perpindahan penduduk dari satu pulau ke pulau yang lain.
  • Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota masih dalam satu pulau. 

Seperti sudah disinggung diatas, tiga komponen yang mempengaruhi perubahan jumlah penduduk pada suatu daerah adalah kelahiran, kematian, dan migrasi. Untuk mengetahui perubahan penduduk pada suatu negara bisa dilakukan dengan cara menghitung pertumbuhan penduduk. 

Rumus untuk menghitung besarnya pertumbuhan penduduk dapat menggunakan rumus berikut:

P = ( l - m ) + ( i - e )

P : Pertumbuhan penduduk
1 : Banyaknya kelahiran
m : Banyaknya kematian
i : Banyaknya imigrasi
e : Banyaknya emigrasi

Dengan menghitung selisih antara kelahiran dengan kematian dan imigrasi dengan emigrasi akan diketahui jumlah penduduk bertambah atau berkurang. Apabila perhitungan pertumbuhan penduduk hasilnya positif berarti terjadi pertambahan jumlah penduduk, apabila hasilnya negatif berarti jumlah penduduk berkurang.
Rumus Natalitas (angka kelahiran), Mortalitas (angka kematian), Migrasi
Baca juga: 

Demikian tadi faktor pendukung yang berpengaruh terhadap perubahan jumlah penduduk beserta dengan rumus yang dipergunakan untuk menghitungnya. Semoga bermanfaat.

Advertisement

Post a Comment