Thursday, May 23, 2013

Dolanan Anak: Permainan Tradisional Anak-Anak

Indonesia adalah negeri yang besar dan kaya akan beragam warisan, salah satunya adalah bermacam permainan anak. Ya, dolanan anak, demikian orang jawa biasa menyebutnya. Masing-masing daerah mempunyai jenis permainan anak-anak, ada yang memang berbada, ada pula yang permainannya sama tetapi dalam menyebut atau menamainya berbeda.
Dolanan Anak: Permainan Tradisional Anak-Anak
Nekeran / www.kaskus.co.id
Namun, kemajuan jaman telah jauh membawa orang terlarut alam era modernisasi, segala yang berbau teknologi dan kemudahan banyak diminati. Dalam banyak aspek kehidupan sudah semakin meninggalkan segala sesuatu yang berbau tradisional, tentu saja hal ini ada kurang lebihnya. Sebagai contoh, anak-anak sekarang lebih suka memainkan permainan modern dan mulai melupakan atau bahkan tidak tahu sama sekali berbagai macam permainan tradisional warisan leluhur.

Jenis Dolanan Anak berasarkan katalog dolanan anak
  • Dam-daman
  • Teklek
  • Sepak bola api
  • Sendaren Janur
  • Pong-pong bolong
  • Plencung-plencungan
  • Pingsut
  • Bandul sodo
  • Oplok-oplok bekicot
  • Nekeran
  • Balap bunga rumput
  • Mul-mulan
  • Montor-montoran sepet
  • Mobil-mobilan kulit jeruk
  • Uding
  • Mercon bumbung
  • Kupluk godong nongko
  • Angklung
  • Ufo-ufoan
  • Kitiran janur
  • Kitiran godong tela
  • Kenthongan
  • Kasti
  • Jlong-jling
  • Jaran-jaranan bongkok
  • Jamuran
  • Jago-jagoan janur
  • Topi koran
  • Jago-jagoan rumput
  • Hom pim pah
  • Kupat jaran
  • Kupat seto
  • Kupat luar
  • Kupat boto
  • Gobak sodor
  • Gelembung jarak
  • Gedongan Jawa Tengah
  • Gatheng
  • Gaprik
  • Gangsing bambu
  • Gangsing jangkang
  • Ganefo
  • Engklek
  • Egrang Jateng
  • Daplangan
  • Bunyi gauk
  • Bola janur
  • Bol-bolan
  • Benthik
  • Bendhi jempeni
  • Burung janur
  • Keris-kerisan janur
  • Jam-jaman janur
  • Jagung janur
Mungkin sudah "jamaannya" ketika jenis dolanan anak mulai ditinggalkan seperti halnya segala sesuatu yang "berbau" tradisional, ada banyak foktor yang bisa menyebabkan demikian, namun tak ada salahnya untuk terus berharap agar dolanan anak atau permainan anak akan terus lestari. Perlu kerja keras dan kepedulian banyak fihak agar jenis dolanan anak tetap bisa terjaga kelestariannya.

1 komentar:

  1. Dulu waktu kecil suka mainan kelereng, uding, dan permainan tradisional lainnya, tapi sekarang sepertinya sudah jarang yang memainkannya. :(

    ReplyDelete